Salah satu cara untuk melancarkan ASI tersumbat ialah dengan memijat payudara untuk meningkatkan oksitosin. Tidak dipungkiri, ASI tersumbat merupakan hal yang umum dialami para ibu menyusui.
Hal ini disebabkan produksi ASI yang lebih banyak dibandingkan hisapan payudara oleh bayi. Selain itu, bra yang terlalu kencang dapat memicu penurunan produksi ASI dan menyebabkan sumbatan pada saluran ASI.
Tak perlu cemas, ASI tersumbat bisa diatasi bersama dengan suami dengan memijat payudara atau breastcare. Karena menyusui merupakan pekerjaan dua sisi, yakni ibu dan ayah. Kerjasama keduanya perlu dilakukan untuk memperlancar ASI.
Dampak ASI tersumbat
Bidan Israna Atikah, S.Keb, di acara “ASI dari Dua Sisi” (16/11) bicara mengenai pentingnya peran ayah dalam melancarkan ASI ibu. Menurutnya, tak sedikit ayah yang beranggapan bahwa menyusui dan mengurus anak adalah tugas istri. Padahal, ketika ibu mengalami masalah seperti ASI tersumbat, di sinilah peran ayah untuk memberi dukungan kelancaran ASI.
“Suami harus mengerti tanda-tanda ASI tersumbat, gejala mastitis, bagaimana cara menangani bayi yang rewel, percepatan pertumbuhan,” jelas Bidan Isra kepada Hello Sehat.
Ada tiga gejala penyumbatan ASI, yakni:
- payudara keras
- nyeri
- suhu tubuh hangat
Jika suhu tubuh mencapai 37,5C ke atas, kemungkinan ibu mengalami infeksi yang merupakan gejala mastitis. Sebagai pengobatan, ibu perlu diberikan antibiotik oleh dokter. Bila mastitis tidak dikelola dengan baik, gejala dapat berkembang menjadi abses yang bernanah.
Cara memijat payudara yang dilakukan ayah, agar ASI lancar
Dampak tersebut dapat dihindari dengan pijat breast care yang dibantu ayah. Pijatan ini diprioritaskan pada ibu yang mengalami penyumbatan ASI. Untuk ibu yang tidak memiliki masalah ini, breast care berguna sebagai pelancar ASI.
Pada ibu yang memiliki masalah penyumbatan ASI, pijatan perlu dilakukan 1-2 kali sehari dan dengan tiga tahapan sistematis. Sebelum itu, ada beberapa peralatan yang harus dipersiapkan terlebih dulu.
- Termometer (untuk mengukur suhu tubuh ibu)
- Hand sanitizer
- Waslap
- Baby oil
- Kapas
- Air panas
- Air suhu ruang
Sebelum melakukan pijatan, ada baiknya ayah membersihkan seluruh tangannya. Mulai dari punggung tangan, permukaan, sela-sela hari, jari-jari, dan kuku.
Untuk para ayah, berikut cara memijat payudara agar ASI lancar pijatan untuk memperlancar ASI.
1. Pijat payudara
Untuk memijat payudara agar ASI lancar, ayah perlu membersihkan puting payudara ibu dengan kapas yang dibasahi baby oil. Tempelkan pada payudara dan diamkan sekitar 2-3 menit. Lalu angkat perlahan sambil memutar puting hingga kotoran terangkat pada puting dan areolanya.
Masuk ke tahap pijat payudara. Payudara terdiri dari tiga bagian, payudara atas (tempat produksi ASI), areola, dan puting. Mulai pijatan dari tengah kedua payudara, ke arah luar payudara, lalu diangkat sedikit payudaranya ketika mencapai bagian bawah. Lakukan cara ini 15-20 kali.
Ketika otot-otot di sekitar payudara sudah rileks, mulai ke cara selanjutnya. Payudara ditopang ke atas. Lalu dengan tangan satunya, ditekan ke arah bawah (puting susu). Pijatan ini memang akan terasa sakit, terutama jika ada penyumbatan ASI. Tetaplah lakukan pijatan lembut dengan tekanan yang tidak berlebihan. Bila terlalu sakit, kurangi tekanan.
Dengan menggunakan buku-buku jari, ditekan dari bagian atas payudara hingga ke arah puting 15-20 kali. Sesudahnya, diketuk-ketuk dulu dengan menggunakan ujung jari di pinggir payudara dengan menggunakan tekanan.
2. Pijat oksitosin
Setelah memijat payudara, lakukan pijat oksitosin. Bidan Isra menjelaskan bahwa titik-titik oksitosin terdapat di pinggir tulang belakang (sisi kanan dan kiri), tulang belikat, dan samping leher ke arah bahu.
Pijat dengan menggunakan jari dengan gerakan melingkar, menyusuri tulang belakang hingga ke bawah. Lalu naik ke atas, kemudian menyusuri tulang belikat, lalu ke bawah lagi.
Bila sudah selesai, letakkan tangan (dengan ujung buku jari) di tengah tulang punggung. Buat gerakan ‘love’ dari tengah punggung, menyusuri kanan-kiri punggung, hingga tulang sakrum (tulang dekat lipatan ujung bokong).
Pijatan ini mampu meningkatkan produksi hormon oksitosin, sehingga ASI menjadi lancar dan memperkuat bonding antara ibu dan anak.
3. Kompres air panas dan dingin
Setelah memijat, kompres payudara ibu dengan menggunakan waslap air hangat dan dingin secara bergantian, masing-masing 1-2 menit. Lakukan paling tidak tiga kali.
Setelah itu, keringkan. Bila ibu ingin langsung menyusui, ada baiknya ASI dikeluarkan dengan menekan bagian belakang areola hingga ASI keluar. Oleskan ASI ke areola dan puting susu. ASI ini digunakan sebagai antiseptik ketika bayi menyusu.
Kenapa harus dilakukan oleh suami?
Bidan Isra menjabarkan dua alasan penting mengapa pijatan ini dilakukan oleh suami. Alasan pertama, secara psikologis, ibu bisa memperoleh kekuatan dari sang suami bahwa ia tidak sendiri. Dukungan ayah dapat membuat ibu lebih rileks.
Alasan kedua, sentuhan suami pada area sensitif istri dapat meningkatkan hormon beta-endorfin untuk memicu keseimbangan hormon kortisol. Maka stres ibu menjadi berkurang dan ibu bisa memberi ASI dengan rileks dan bahagia.
Selain melakukan pijatan breastcare, ayah perlu mengingatkan ibu untuk memenuhi asupan makro dan mikro nutrisi dalam meningkatkan produksi ASI.
Untuk makro nutrisi, asupan karbohidrat diperoleh melalui nasi, kentang, maupun umbi-umbian. Sementara lemak dan protein bisa diperoleh dari kacang-kacangan, telur, daging, dan daging. Asupan mikro nutrisi seperti vitamin dan mineral dapat diperoleh dari sayur-sayuran dan buah-buahan.
Di pasaran juga tersedia susu khusus ibu menyusui yang mengandung asupan makro dan mikro nutrisi sekaligus, sehingga konsumsi kebutuhan nutrisi ibu menyusui bisa dipenuhi dengan lebih praktis.
Ayah, jangan lupa untuk mengingatkan istri cukup tidur. Paling tidak ibu perlu tidur 6 jam setiap harinya, sehingga produksi ASI terus lancar.
The post Ayah, Lakukan 3 Hal Ini untuk Bantu Ibu Lancarkan ASI appeared first on Hello Sehat.
from Hello Sehat https://ift.tt/38Rllo7
tonton juga video ini
Daftar Unik Skandal Sera Amane
Daftar Unik 5 peraturan sekolah
Komentar
Posting Komentar