Ketika Anda mengalami kanker dan sedang menjalani pengobatan, Anda akan lebih selektif dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi. Namun, Anda harus mencari informasi yang benar terkait makanan yang baik dikonsumsi saat pengobatan kanker. Pasalnya, terkadang banyak informasi yang hanya sekadar mitos, membuat Anda menghindari berbagai jenis makanan yang sebenarnya tak perlu dihindari. Sama halnya seperti isu bahwa minum susu dilarang untuk pasien kanker. Sebelum Anda memutuskan untuk berhenti minum susu, sebaiknya simak penjelasan berikut ini. Apakah benar pasien kanker tidak boleh minum susu?
Apakah pasien kanker tidak boleh minum susu?
Susu adalah salah satu sumber protein yang mengandung beberapa zat vitamin dan mineral seperti kalsium dan vitamin D. Namun, sebagian orang percaya bahwa susu hanya akan membuat pertumbuhan kanker semakin cepat dan parah, sehingga tidak baik jika dikonsumsi pasien kanker.
Sebenarnya, isu tersebut tidak benar, karena sampai saat ini tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa minum susu bisa menghambat pengobatan kanker. Namun, memang pada beberapa studi yang dilakukan dalam lingkup kecil, disebutkan jika minum susu dapat meningkatkan risiko pertumbuhan kanker.
Di lain sisi masih lebih banyak penelitian yang menyatakan bahwa susu justru baik untuk membantu pemulihan beberapa pasien kanker, seperti kanker usus hingga kanker payudara.
Lagipula, dalam penelitian yang menyatakan minum susu bisa meningkatkan risiko kanker, juga disebutkan bahwa bisa saja hal ini diakibatkan oleh faktor risiko lainnya, sehingga konsumsi susu bukanlah satu-satunya penyebab meningkatknya risiko kanker. Jadi, tidak masalah jika Anda tetap minum susu ketika sedang menjalani pengobatan kanker, kecuali memang ketika pengobatan ada efek samping yang terjadi dan membuat Anda tidak boleh minum susu.
Jika Anda ragu, Anda bisa diskusikan hal ini dengan dokter dan ahli gizi yang menangani Anda.

Susu malah sering diandalkan sebagai asupan tambahan
Pengobatan kanker akan menimbulkan berbagai efek samping, seperti yang sering terjadi yaitu nafsu makan menurun, tidak bisa mengunyah dan menelan akibat sariawan pada mulut, hingga penurunan berat badan yang drastis. Ketika hal ini terjadi, maka susu biasanya menjadi andalan untuk menggantikan asupan yang hilang atau kurang.
Susu yang bentuknya cair tentu lebih mudah untuk ditelan ketimbang makanan yang harus dikunyah dan dilumatkan dulu di dalam mulut. Bagi pasien yang sedang sariawan berat, minum susu tentu bisa menjamin kebutuhan asupannya tetap terpenuhi.
Selain itu, zat gizi yang ada di dalam susu cukup bisa membantu penuhi kebutuhan gizi pasien kanker saat pengobatan. Susu adalah sumber protein yang baik dan zat gizi tersebut sangat diperlukan ketika pengobatan kanker dilakukan. Maka itu, susu juga sering jadi pendamping menu diet pasien kanker.
Jika memang Anda dalam kondisi normal, tidak mengalami sariawan atau pun kesulitan mengunyah, maka biasanya satu atau dua gelas susu cukup dalam satu hari. Akan tetapi bila Anda mengalami masalah pada mulut, Anda membutuhkan lebih dari satu gelas susu. Untuk mengetahui persisnya, Anda bisa berkonsultasi dengan ahli gizi.
The post Kata Siapa Pasien Kanker Tidak Boleh Minum Susu? Ini Faktanya! appeared first on Hello Sehat.
from Hello Sehat http://ift.tt/2mZxCAk
tonton juga video ini
Daftar Unik Skandal Sera Amane
Daftar Unik 5 peraturan sekolah
Komentar
Posting Komentar