Berbagai Gejala Usus Buntu Pada Orang Dewasa, Anak-anak, dan Ibu Hamil

Sepintas gejala usus buntu memang memunculkan rasa nyeri di perut. Namun, perlu diperhatikan gejalanya tidak hanya itu, ada gejala lain yang bisa terjadi. Pada beberapa orang gejala tersebut bisa tidak terjadi secara keseluruhan, bisa muncul beberapa saja. Untuk mendapatkan perawatan dini, Anda perlu mengetahui beberapa gejala usus buntu seperti berikut ini.

Gejala usus buntu yang harus diwaspadai

Berikut keseluruhan gejala-gejala yang muncul pada usus buntu, seperti:

Sakit perut

Penyakit ini menyebabkan nyeri atau kram pada perut. Hal ini terjadi karena usus buntu membengkak dan meradang sehingga mengiritasi lapisan dinding perut. Penyakit ini menyebabkan sakit perut di bagian kanan bawah perut. Rasa sakit kadang lebih cenderung sering terjadi dibanding kram.

Namun, ada beberapa orang yang mengalami usus buntu di bagian belakang sehingga rasa sakit, nyeri, atau kram terjadi di punggung bagian bawah atau panggul. Nyeri perut bisa semakin meningkat bila Anda melakukan gerakan, menarik napas dalam-dalam, batuk atau bersin.

Demam ringan

Penyakit ini bisa menyebabkan demam antar 37,2 sampai 38 derajat Celcius. Bila semakin parah, demam bisa mencapai 38,3 derajat Celcius disertai dengan peningkatan denyut jantung.

Gangguan pencernaan

Selain demam dan sakit perut, penyakit usus buntu bisa menimbulkan mual dan muntah sehingga nafsu makan menjadi berkurang. Gangguan pencernaan lain yang terjadi adalah konstipasi (sembelit) atau sebaliknya terjadi diare. Bila mengalami kesulitan buang angin kemungkinan besar penyumbatan pada usus sudah terjadi sebagian atau menyeluruh.

Apakah keseluruhan gejala dapat dialami oleh pasien?

Dilansir dari Everyday Health, tidak semua pasien merasakan gejala yang sama. Ada beberapa orang yang tidak mengalami gejala secara menyeluruh (atipikal). Menurut penelitian yang diterbitkan pada 2007 dalam The Journal of American Medical Association, gejala usus buntu antara bayi dengan orang dewasa tidak selalu sama. Oleh karena itu, orangtua harus paham betul apa yang gejala-gejala yang muncul terutama pada anak.

Dilansir dari Healthline, bayi usia 2 tahun atau kurang sering menunjukkan gejala seperti berikut ini:

  • Demam
  • Muntah
  • Perut terasa kembung
  • Keadaan perut membengkak, ketika ditepuk pelan terasa empuk

Sedangkan untuk anak-anak dan remaja cenderung mengalami:

  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri perut di sisi kanan bawah perut

Pada ibu hamil, gejala usus buntu mungkin mirip dengan ketidaknyamanan selama kehamilan, seperti morning sickness. Karena gejalanya meliputi berkurangnya nafsu makan, kram perut, mual, dan muntah. Namun, perlu ditekankan bahwa usus buntu saat hamil bisa menyebabkan rasa nyeri bukan di sisi kanan bawah perut melainkan di perut bagian atas. Hal ini sedikit berbeda karena posisi usus terdorong menjadi lebih tinggi akibat adanya janin pada rahim. Selain itu, gejala lainnya adalah terasa sakit ketika buang air. Gejala demam dan diare jarang terjadi pada ibu hamil.

Apa yang harus dilakukan bila gejala usus buntu muncul?

Yang pertama harus dilakukan adalah memastikan apakah gejala tersebut merupakan gejala usus buntu. Bila iya, perawatan dan pengobatan hanya bisa dilakukan oleh tenaga medis di rumah sakit. Tidak ada perawatan atau pengobatan yang bisa dilakukan di rumah untuk penyakit ini.  Jangan menunda memeriksakan diri ke dokter. Sebab usus bisa pecah jika tidak diobati selama 2 atau 4 hari setelah gejala-gejala tersebut muncul.

The post Berbagai Gejala Usus Buntu Pada Orang Dewasa, Anak-anak, dan Ibu Hamil appeared first on Hello Sehat.



from Hello Sehat http://ift.tt/2kSor3x


tonton juga video ini
Daftar Unik Skandal Sera Amane
Daftar Unik 5 peraturan sekolah

Komentar